Saya Ingin Break (Putus) Kontrak dengan Majikan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Saya Ingin Break (Putus) Kontrak dengan Majikan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Documentation pages_SG_ID
List view
Belanja & Paket
Dokumentasi
Hari Libur
Info Dokter dan Obat
Isi Pulsa/Data
Kirim Uang/Tukar Uang/Perbankan
Kontak Darurat
Lainnya
Pekerjaan Rumah
Pekerjaan/Kontrak
 

Saya Ingin Break (Putus) Kontrak dengan Majikan, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Break Kontrak sebagai TKW di Singapura.
📌
Jika Anda adalah TKW di Singapura dan ingin mengakhiri kontrak dengan majikan, berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui.

1. Apakah Saya Harus Memberi Tahu Majikan Sebelum Berhenti?

Ya, kecuali jika Anda mengalami perlakuan buruk, Anda harus memberi tahu majikan setidaknya satu bulan sebelumnya atau sesuai dengan aturan dalam kontrak kerja Anda. Ini adalah cara yang profesional dan adil untuk mengundurkan diri.

2. Mengapa Harus Memberi Tahu Majikan Sebelumnya?

Majikan telah menghabiskan waktu, uang, dan usaha untuk mempekerjakan Anda. Jika Anda tiba-tiba pergi, mereka mungkin kesulitan mencari pengganti. Dengan memberi tahu lebih awal, mereka punya waktu untuk mencari solusi.

3. Bagaimana Jika Saya Mengalami Perlakuan Buruk?

Jika Anda mengalami kekerasan, beban kerja berlebihan, gaji tidak dibayar, atau perlakuan tidak adil, Anda tidak perlu menunggu satu bulan untuk berhenti. Segera cari bantuan dari:
  • MOM (Ministry of Manpower) – Hubungi +65 6438 5122
  • Agensi Anda

4. Langkah-langkah untuk Mengakhiri Kontrak

  1. Cek kontrak kerja Anda – Cek aturan mengenai masa pemberitahuan untuk putus kontrak.
  1. Beri tahu majikan Anda – Sebaiknya secara tertulis agar lebih jelas.
  1. Bekerja hingga tanggal terakhir sesuai kesepakatan – Ikuti jadwal yang telah disetujui dengan majikan.
  1. Pastikan semua hak Anda terpenuhi – Cek apakah gaji sudah dibayarkan sebelum Anda pergi.

5. Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jika Anda berhenti tanpa memberi tahu lebih dulu, majikan bisa melaporkan Anda sebagai pekerja yang melarikan diri (absconding). Ini bisa memengaruhi kesempatan Anda untuk bekerja di Singapura lagi.
  • Simpan catatan gaji dan percakapan dengan majikan sebagai bukti jika terjadi perselisihan.
Berhenti kerja adalah keputusan besar, jadi pastikan Anda memahami hak dan kewajiban sebelum mengambil langkah.